Uncategorized

Sisi lain Ramadhan

Sebentar lagi akan tiba saat saat dimana :

  1. Jalan raya menjelang senja menjadi sangat padat, orang orang berbondong bondong ingin segera sampai ke rumahnya untuk bisa berbuka puasa bersama keluarga.

  2. Kesabaran amat sangat mudah menjadi terbatas karena dengan mudah terganti dengan amarah, padahal katanya ‘sang penggoda’ sedang ‘ditahan’. Terkadang alasannya hanya karena ingin mencapai keinginan yg sama untuk sampai di tempat yg dinamakan rumah.

  3. Jajanan yg langka bisa tiba tiba muncul dan menjadi primadona… Yg dijam 3 sore sudah ludes, habis terjual.

  4. Sepanjang trotoar menjadi pasar ‘kaget’ dipenuhi kuliner yg pastinya menggiurkan.

  5. Masjid yg menjadi riuh karena sama sama ingin fokus beribadah, khususnya hingga 2 minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri. Karena biasanya keriuhan itu akan berpindah ke mall mall terdekat karena tunjangan hari raya sudah sampai ke tangan si penerima hak 🙂

  6. Akan tercium aroma aroma manis nan menggiurkan dari dapur dapur para tetangga yg berkegiatan memanggang kue kue untuk suguhan para tamu yg akan bersilaturahmi di Hari Raya yg terbawa angin hingga ter-endus ke indera penciuman, ditambah indera pengelihatan pun akan digoda oleh tayangan iklan sirup segar lengkap dengan lelehan embun es… Siap siap saja untuk menelan ludah 🙂

  7. Undangan buka puasa bersama akan padat merayap hehehe… Dan semua restaurant akan full booked buat seminggu kedepannya…

Kalau aku  ? Pulang justru akan lebih petang karena memilih bertahan hingga tarawih selesai di mesjid kantor… Dan ini sudah menjadi kebiasaan ku di 5 tahun terakhir…
Selain karena takut emosi amarah akan mudah tumpah karena jalanan yg ngga bersahabat, dan juga karena memang buka puasa dirumah juga hanya sendirian hehehe…
Dan satu lagi,,, takut godaan kata lelah menjadi alasan untuk ngga tarawih yg padahal ibadah ini hanya ada di bulan ramadhan.

Dan satu lagi rezeki yg baik buat warung makan Bapak Ibu yg selalu makin laris manis… Berkah Ramadhan dinikmati semua umat…

Eeehhh udah pada bayar hutang puasa diramadhan tahun kemarin kan? Bentar lagi lhoooo… Hehehe cuma ngingetin.

Advertisements

One thought on “Sisi lain Ramadhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s