Uncategorized

(masih) sosial media

s60831-083358.jpg

kalo dikehidupan nyata, biasanya kalo ada orang yg asal nyeletuk akan diperingatkan oleh yg lainnya :”makanya sebelum ngomong tuch dipikir dulu, jangan asal ngomong”. tapi kalau untuk didunia maya, peringatannya :”makanya hati hati dengan jari mu, jangan asal ketik tapi ngga dipikir dulu”.

intinya sich sama, sama sama untuk dipikir dulu… cuma beda yg dipakai, yg satu mulut dan satunya lagi jari.

artis Indonesia juga udah banyak melakukan hal yg sama seperti yg dilakukan Jessica eks SNSD ini. karena memang sudah ada undang undangnya maka sah sah saja apa yg dilakukan para artis tersebut.

kalau para artis tersebut ditanya, katanya mereka menirima segala masukan termasuk kritikan pedas, asal bukan komentar yg ngga mendasar alias hanya menuduh terhadap hal hal yg ngga dia tau sama sekali kebenarannya… intinya kalo mau komentar yg mengkritik yaaa kritik membangun lah ya, bukan komentar yg menvonis seseorang.

lagi lagi, orang orang hanya melihat dari luar dan ngga pernah tau apa yg sebenar benarnya terjadi dikehidupan mereka.

lagipula, sosial media ngga membuat orang terperangkap kok… kalau kamu sudah memfollow seseorang dan ngga merasa nyaman dengan segala hal yg diposting orang tersebut, ada kok yg namanya unfollow. malahan kalau kamu udah ngga nyaman sama aplikasin tersebut, tinggal uninstall aja seperti yg sudah aku lakukan.

lakukan itu saja ketimbang kamu mengotori hari mu dengan komentar komentar yg mungkin saja menyakiti orang tersebut. mungkin menurut kamu, komentar mu isinya biasa aja kok… gitu aja marah… masalahnya ini dunia maya, yg kamu sendiri ngga pernah melihat orang itu secara langsung, mungkin saja saat itu orang yg kamu komentari sedang mengalami hari yg ‘berat’ jadi membuat perasaannya sensitif dan masih banyak kemungkinan kemungkinan lainnya.

kalau di wordpress ini, aku sangat suka pilihan like yg berlogo bintang itu dan sudah pernah aku tulis disini jadi kalau ragu untuk berkomentar aku akan pilih like untuk menyatakan bahwa aku sudah membaca postingan mu tapi aku ngga mau salah dalam berkomentar. tetap aku mengapresiasi tulisannya, tanpa perlu memvonis orang tersebut.

toh lagi lagi aku pernah menulis bahwa tulisan itu multitafsir ini , niat apa yg diinginkan penulis belum tentu sama dengan yg diterima sipembaca.

semoga hari hari kita tetap dihiasi dengan kebaikan, karena sebaik baiknya manusia adalah yg paling bermanfaat untuk sesamanya. bukan sebaik baiknya manusia yg paling banyak komentarnya.

Advertisements

11 thoughts on “(masih) sosial media

  1. Aamiin aamiin Ya Robb. Cibta suka sekali baca tulisan Yulia yg ini, pemikiran yg bagus. Tp ada baiknya jg loh diomongin org via tulisan, insya Allah saat itu hati lgsg beristighfar dan stdaknya dosa2 qt brkurang hihi. 😊

  2. kritikan atau masukan insaaAlloh diterima dengan hati lapang, tapi kalo tulisan yg intinya mem-vonis agak sulit buat aku menerimanya 🙂

  3. Hu um, kdg2 emang gtu Yulia.
    Ah, pdahal hnya Allah yg tahu isi hati, niatnya baik niatnya ingin berbagi mlah disangka pamer atau sombong.

    Kadang2 nyebelin juga sih *curhat ^__^>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s